| 2009-10-10 |
| Sekilas dan Sejarah Browser |
Browser adalah sebuah program aplikasi yang menterjemahkan kode HTML dan merepresentasikan halaman web site untuk mendapatkan berbagai informasi berharga. Browser yang baik dan tepat guna sesuai kebutuhan akan memberikan kenyamanan dalam berinternet. Pada dasarnya browser yang baik ditentukan oleh interface, fitur, support, kecepatan, dan keamanannya. Walaupun semua aspek ini wajib ditunjang dengan baik oleh sebuah browser, namun penilaian apakah browser tersebut baik atau tidak kembali lagi pada kebutuhan user yang menggunakan browser tersebut untuk berinternet.
Bisa dikatakan perkembangan teknologi browser sangat cepat dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Jika sekitar 4 tahun lalu Internet Explorer yang pada dasarnya sudah terpasang pada sistem operasi Windows dapat menguasai hampr 90% pangsa pasar browser di dunia, namun kini Internet Explorer harus bersaing dengan browser-browser lain seperti Firefox, Opera, Safari, Flock, Avan, Conquer, dan yang paling terakhir di release yaitu Google Chrome. Browser-browser tersebut saling bersaing untuk memperebutkan posisi paling tangguh untuk mendapatkan hati pengguna internet dunia. Lantas tolak ukur apa yang selayaknya digunakan untuk menilai ketangguhan suatu browser, berikut akan dijabarkan secara mendetail:
Rendering CSS Browser yang baik harus mampu menampilkan komponen CSS dengan baik, seperti div, class, dan masih banyak lagi.
Rendering Tabel Browser juga harus menampilkan sebuah table dengan baik.
Rendering Gambar Browser diharapkan dapat menampilkan sebanyak-banyak gambar dalam waktu sesingkat mungkin. Semakin banyak gambar yang ditampilkan dan semakin sedikit waktu yang digunakan maka semakin tangguh lah suatu browser tersebut.
Memenuhi Standar W3C Salah satu syarat browser yang baik adalah memenuhi standar W3C (World Wide Web Consorcium).
Browser pertama kali hadir dengan interface (visual) yang tidak seperti kebanyakan browser saat ini, kemampuannya interfacenya hanya berbasis teks saja. Namun seiring perkembangannya, seorang mahasiswa bernama Marc Andressen di University of Illinois di Urbana-Champaign , Amerika Serikat, kemudian membuat sebuah browser berbasis grafis pertama yang berjalan di atas sistem operasi Windows dan Unix, yang kemudian dinamai Mosic.
Setelah lulus kuliah Marc Andressen kemudian bergabung dengan perusahaan Sillicon Graphics Incorporated (SGI), untuk mengembangkan perusahaan bernama Mosaic Communication, yang kemudian namanya berubah menjadi Netscape Communication. Marc melalui perusahaan Netscape Communication kemudian berhasil membuat sebuah browser yang cukup terkenal pada saat itu yang diberi nama Netscape Navigator.
Netscape Navigator pada awalnya merupakan browser komersial (diperdagangkan), akan tetapi dengan alasan tertentu Netscape Navigator kemudian dapat diperoleh secara gratis (freeware). Sedangkan browser Mosaic sendiri setelah licensinya dijual kepada sebuah perusahaan Spyglass, pada akhirnya menjadi penjelajah web komersial.
Browser Mosaic kemudian dijual lagi licensinya oleh Spyglass kepada Microsoft, yang kemudian menjadi cikal bakal pengembangan Internet Explorer, yang kemudian dijadikan dalam satu paket dalam sistem operasi Windows. |
posted by superpowerBEE on 10/10/2009 07:41:00 PM
  |
|
|
|
|
|
|